Sabtu, 09 Maret 2013

TUGAS AKHIR LAPORAN PRAKTIKUM BIOTEKNOLOGI: FERMENTASI TAPE KETAN


BAB I
PENDAHULUAN


1.1   Latar Belakang

       Pembuatan tape (baik tape ketan maupun tape singkong atau peuyeum) adalah proses fermentasi yang sangat dikenal di Indonesia.Beras ketan merupakan bahan utama dalam pembuatan tape ketan, sedangkan peyeum (tape singkong) terbuat dari singkong. Pembuatan tape melibatkan banyak mikroorganisme.
  Mikroorganisme dari kelompok kapang akan menghasilkan enzim-enzim amilolitik yang akan memecahkan amilum pada bahan dasar menjadi gula-gula yang lebih sederhana (disakarida dan monosakarida). Proses tersebut sering dinamakan sakarifikasi (saccharification). Kemudian khamir akan merubah sebagian gula-gula sederhana tersebut menjadi alkohol. Inilah yang menyebabkan aroma alkoholis pada tape. Semakin lama tape tersebut dibuat, semakin kuat alkoholnya.



BAB II
BIOTEKNOLOGI TAPE KETAN


2.1 Pengertian Bioteknologi
            Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa.



 2.2 Pengertian Fermentasi

      Ahli Kimia Perancis,Louis Pasteur adalah seorang  zymologist pertamaketika ditahun 1857 mengkaitkan ragi dengan fermentasi.mendefinisikan fermentasi sebagai "respirasi (pernafasan) tanpa udara".Pasteur melakukan penelitian secara hati-hati dan menyimpulkan, "Saya berpendapat bahwa fermentasi alkohol tidak terjadi tanpa adanya organisasi, pertumbuhan dan multiplikasi sel-sel secara simultan,Jika ditanya, bagaimana proses kimia hingga mengakibatkan dekomposisi dari gula tersebut... Saya benar-benar tidak tahu"
      .Ahli kimia Jerman, Eduard Buchner, pemenang Nobel Kimia tahun 1907, berhasil menjelaskan bahwa fermentasi sebenarnya diakibatkan oleh sekeresi dari ragi yang ia sebut sebagai  zymase Penelitian yang dilakukan ilmuan Carlsberg (sebuah perusahaan bir) diDenmark semakin meningkatkan pengetahuan tentang ragidan Brewing (cara pembuatan bir).[1] 
2.3   Macam – Macam Fermentasi
Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Respirasi anaerobik dalam otot mamalia selama kerja yang keras (yang tidak memiliki akseptor elektron eksternal), dapat dikategorikan sebagai bentuk fermentasi yang mengasilkan asam laktat sebagai produk sampingannya. Akumulasi asam laktat inilah yang berperan dalam menyebabkan rasa kelelahan pada otot (Wikipedia, 2011).
Menurut hasil samping yang terbentuk, maka fermentasi dibedakan atas:
a.      Fermentasi alkohol pada ragi (khamir) dan bakteri anaerobik.
Fermentasi alkohol merupakan suatu reaksi pengubahan glukosa menjadi etanol (etil alkohol) dan karbondioksida. Organisme yang berperan yaitu Saccharomyces cerevisiae (ragi) untuk pembuatan tape, roti atau minuman keras. Reaksi Kimia:
C6H12O6 → 2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP
Pada beberapa mikroba peristiwa pembebasan energi terlaksana karena asam piruvat diubah menjadi asam asetat + CO2 selanjutaya asam asetat diabah menjadi alkohol. Dalam fermentasi alkohol, satu molekul glukosa hanya dapat menghasilkan 2 molekul ATP, bandingkan dengan respirasi aerob, satu molekul glukosa mampu menghasilkan 38 molekul ATP.
b.      Fermentasi asam laktat pada umumnya di sel otot.
Fermentasi asam laktat adalah respirasi yang terjadi pada sel hewan atau manusia, ketika kebutuhan oksigen tidak tercukupi akibat bekerja terlalu berat. Di dalam sel otot asam laktat dapat menyebabkan gejala kram dan kelelahan. Laktat yang terakumulasi sebagai produk limbah dapat menyebabkan otot letih dan nyeri, namun secara perlahan diangkut oleh darah ke hati untuk diubah kembali menjadi piruvat.
Reaksinya:
C6H12O6 ————> 2 C2H5OCOOH + Energi
Prosesnya: :
1. Glukosa ————> asam piruvat (proses Glikolisis).
C6H12O6 ————> 2 C2H5OCOOH + Energi
2. Dehidrogenasi asam piravat akan terbentuk asam laktat.
2 C2H3OCOOH + 2 NADH2
————> 2 C2H5OCOOH + 2 NAD
Energi yang terbentak dari glikolisis hingga terbentuk asam laktat :
8 ATP — 2 NADH2 = 8 – 2(3 ATP) = 2 ATP.

c.       Fermentasi asam sitrat pada bakteri heterotrof.
Merupakan suatu contoh fermentasi yang berlangsung dalam keadaan aerob. fermentasi ini dilakukan oleh bakteri asam cuka (acetobacter aceti) dengan substrat etanol. Energi yang dihasilkan 5 kali lebih besar dari energi yang dihasilkan oleh fermentasi alkohol secara anaerob.
Bahan baku respirasi anaerobik pada peragian adalah glukosa, disamping itu juga terdapat fruktosa, galaktosa, dan manosa. Hasil akhirnya adalah alkohol, karbon dioksida, dan energi. Alkohol bersifat racun bagi sel-sel ragi. Sel-sel ragi hanya tahan terhadap alkohol pada kadar 9-18%. Lebih tinggi dari kadar tersebut, proses alkoholisasi (pembuatan alkohol) terhenti. Hal tersebut merupakan suatu kendala pada industri pembuatan alkohol.
Oleh karena glukosa tidak terurai lengkap menjadi air dan karbon dioksida, maka energi yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan respirasi aerobik. Pada respirasi aerobik dihasilkan 675kal, sedangkan pada respirasi anaerobik hanya dihasilkan 21 kal. seperti reaksi dibawah ini:
C6H12O6 —–> 2 C2H5OH + 2 CO2 + 21 kal
Dari persamaan reaksi tersebut terlihat bahwa oksigen tidak diperlukan. Bahkan, bakteri anaerobik seperti Clostridiumb tetani (penyebab tetanus) tidak dapat hidup jika berhubungan dengan udara bebas. Infeksi tetanus dapat terjadi jika luka dalam atau tertutup sehingga memberi kemungkinan bakteri Clostridium tersebut tumbuh subur karena dalam lingkungan anaerob.



2.4 Mikroba Dalam Fermentasi Tape Ketan
Proses pembuatan tape melibatkan proses fermentasi yang dilakukan oleh jamur Saccharomyces cerivisiae. Jamur ini memiliki kemampuan dalam mengubah karbohidrat (fruktosa dan glukosa) menjadi alcohol dan karbondioksida. Selain Saccharomyces cerivisiae, dalam proses pembuatan tape ini terlibat pula mikrorganisme lainnya, yaitu Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera. Kedua mikroorganisme ini turut membantu dalam mengubah pati menjadi gula sederhana (glukosa). Saccharomyces cerevisiae adalah jamur yang termasuk dalam Divisi Ascomycota.

Kingdom:Fungi
Phylum:Ascomycota
Subphylum:Saccharomycotina
Class:Saccharomycetes
Order:Saccharomycetales
Family:Saccharomycetaceae
Genus:Saccharomyces
Species:S.cerevisiae 



BAB III
METODE PENELITIAN 


3.1 Tujuan Penelitian
1.    Untuk mengetahui proses fermentasi pada tape.
2.    Untuk mengetahui peranan ragi dalam fermentasi tape.

3.2 Alat dan Bahan
1.   Panci
2.   Baskom
3.   Nampan
4.   Centong
5.   Sendok
6.   Toples bening

Bahan :
1.   Beras ketan hitam secukupnya. (saya memakai 100gr beras ketan putih)
2.   Air sekitar 400-600 ml
3.   Ragi tape setengah butir

3.3 Cara Kerja :
1.      Mencuci bersih beras ketan hitam yang akan dijadikan tape.
2.      Rendam selama kurang lebih 6 jam dengan air
3.      Tiriskan beras ketan yang telah direndam dan kukus hingga matang.
4.      Setelah matang, taruh diatas nampan hingga suhunya sesuai dengan suhu ruangan
5.      Haluskan ragi sampai berbentuk serbuk
6.      Taburkan ragi dan sedikit gula diatas beras ketan yang telah dingin kemudian aduk hingga rata
7.      Bungkus dengan daun pisang atau stoples, sesuai selera
8.      Simpan bungkusan beras ketan tersebut di tempat yang kedap udara dan bersih
9.      Tunggu selama 3 hari 2 malam atau sampai beras mulai mengeluarkan air.
3.3       Hasil penelitian
Setelah melakukan penelitian, ternyata dapat dsimpulkan bahwa fermentasi yang terjadi pada tape ketan terjadi selama 2-3 hari. Dalam proses pembuatan tape ini ada hal-hal yang harus diperhatikan supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna. Selama proses fermentasi tidak memerlukan oksigen.


BAB IV
PEMBAHASAN


4.1 Proses Fermentasi Pada Tape Ketan
.  Dalam proses fermentasi tape ketan tahap persiapan (pencucian, pemasakan dan pendinginan), pengerjaan, dan fermentasi (pemanasan, inokulasi dengan ragi, dan inkubasi) merupakan tahap yang berpengaruh penting untuk menghasilkan tape ketan dengan mutu baik. Misalnya, dalam tahap pencucian yang bertujuan untuk menghilangkan kotoran maupun sisa-sisa dedak yang mungkin masih tertinggal sangat penting untuk dilakukan.Selain menentukan cita rasanya, hasil dari proses fermentasi juga sangat menentukan komposisi kimia tape ketan. Tape ketan umumnya memiliki tekstur lembut, rasa manis, sedikit asam, dan cita rasa yang khas karena mengandung sedikit alkohol. Komponen utama dalam ketan sendiri adalah pati, yang dalam keadaan utuh sangat sulit didegradasi dengan zat kimia maupun enzim. Bahkan, pati yang dipanaskan dengan air tidak akan mengalami perubahan hingga suhu gelatinasinya tercapai. Oleh karena itu, dibutuhkan bantuan bakteri untuk mendegradasi komponen pati yang terdapat dalam ketan. Ragi mengandung berbagai bakteri asam laktat yang sangat dibutuhkan untuk fermentasi tape ketan.
       Manfaat tape ketan putih yatitu bermanfaat bagi kesehatan tubuh karena mengandung bakteri asam laktat. Makanan tgersebut bermanfaat untuk imunitas tubuh, menurunkan kolestrol, dan menekan sel-sel kanker. Agar bakteri asam laktat tetap berada pada tape ketan, sebaiknya harus disimpan di tempat yang dingin. Yang harus diperhatikan dalam pembuatan tape ketan adalah :
·         -Untuk takaran ragi yang tepat biasanya diperoleh dari pengalaman
·         -Apabila ragi terlalu banyak maka akan mempercepat proses fermentasi dan menyebabkan -tape terasa pengar
·         -Apabila terlalu sedikit menyebabkan tape kurang manis dan terasa keras
·         -Jenis kualitas ragi yang digunakan juga menentukan hasil akhir tape ketan





Senin, 25 Februari 2013

Make Up Ala Jepang




Untuk mendapatkan fresh look a la cewek Jepang caranya

tidak sulit kok. Aturan mendasarnya adalah kamu harus memilih warna-warna ‘dingin’ seperti biru muda, pink muda atau hijau muda dan tidak terlalu tebal. Cukup ikuti langkah-langkah dibawah ini dijamin kamu bakalan cantik kayak cewek-cewek jepang..


Untuk mendapatkan ‘efek Asia’ maka area bawah mata sampai batas apel pipi warnanya harus terlihat lebih terang. Caranya dengan memakai foundation yang setingkat lebih muda dan diberi bedak yang lebih putih. Menutup noda di wajah tentunya akan membutuhkan riasan yang tebal. Tapi bagaimana caranya, kita membuatnya terlihat tidak tebal. Caranya sama, dengan menggunakan foundation yang sesuai dengan warna kulit saja. Jangan terlalu tua dan terlalu muda. Nyatanya, cewek Jepang bisa melakukannya,  padahal muka mereka lebih flat (rata).

Setelah itu, kamu lanjutkan dengan memberi eyeshadow. Kamu harus menggunakan satu warna eyeshadow saja pada kelopak mata. Boleh juga anda memilih warna coklat tapi pilih yang warnanya tidak terlalu tua. Eyeshadow harus yang matte. Bila ingin menampilkan efek kilap, pilihlah eyeshadow dalam bentuk krim atau yang glossy. Bila kamu memakai eyeshadow warna netral maka lapisi bulu mata anda dengan maskara berwarna umumnya yang beredar adalah maskara warna biru. Mata-mata cewek-cewek jepang pada umumnya sipit sehingga mereka berusaha membesarkan matanya dengan memberikan garis mata yang tebal (eyeliner) dan melentikkan bulu matanya sehingga menjadi terlihat besar.
Selanjutnya, kamu bisa mengoleskan perona pipi bernuansa pink mulai dari tulang pipi hingga batas hidung. Untuk lipstik kamu bisa kenakan glossy berwarna pink dan pilihlah lipstik yang paling mendekati warna bibir atau cukup hanya dengan mengoleskan lip gloss saja.
Selamat mencoba ya…

Kamis, 24 Januari 2013

10 Tanda Kamu Harus Mengubah Model Rambut



(believe or no it just camera effect, the reality is not like this lol)

Rambut ibarat mahkota bagi setiap wanita. Oleh karena itu, model rambut juga sangat mempengaruhi penampilan Anda secara keseluruhan. Jika merasa rambut Anda saat ini sudah tidak bervolume, bahkan kusam, itu pertanda bahwa Anda butuh mengubah model rambut. Namun, masih ada tanda-tanda lainnya yang bisa disimak di sini, seperti dikutip dari Times of India.

1. Tidak Pernah Mengubah Model Rambut
Gaya rambut Anda tetap sama setelah bertahun-tahun? Inilah saatnya melakukan perubahan terhadap penampilan Anda. Jika tidak ingin memotong rambut, setidaknya berikan sentuhan lain seperti dikeriting atau diluruskan agar terlihat beda dari biasanya.

2. Terlihat Tua dari Usia Sebenarnya
Beberapa model dan warna rambut bisa membuat Anda terlihat lebih tua. Jika merasa demikian, segeralah ubah gaya rambut Anda. Cobalah mewarnai rambut jika Anda ingin perubahan yang ekstrim. Ini akan membantu Anda tampil beda.

3. Rambut Tidak Bervolume
Dengan segala kesibukan yang padat, dan hampir tidak ada waktu untuk merawat rambut dengan memberinya minyak serta vitamin, dapat membuat rambut kehilangan volumenya. Bagi Anda yang mempunyai rambut panjang, sangat cocok dengan potongan layer agar terlihat lebih mengembang dan tidak lepek karena pengaruh iklim tropis.

4. Warna Rambut Memudar
Anda pernah mewarnai rambut sebelumnya hanya sekadar untuk mengikuti tren. Namun lama-kelamaan warna rambut tersebut mulai pudar dan tidak enak dilihat. Jika demikian, segera temui penata rambut atau bisa juga mewarnai sendiri di rumah dengan produk-produk cat rambut yang kini banyak dijual di pasaran.

5. Tidak Ada Komentar
Beberapa tahun lalu, orang-orang banyak yang mengomentari rambut baru Anda, dan kini tidak ada yang menyadari penampilan Anda lagi. Untuk mendapat perhatian itu kembali, lakukan perubahan gaya pada rambut Anda. Jika biasanya rambut hitam lurus tanpa model, kini cobalah gaya keriting blow yang akan membuat penampilan lebih seksi dengan sentuhan ikal yang halus.

6. Bosan dengan Gaya Rambut Lama
Ini adalah alasan paling umum Anda ingin mengubah penampilan. Bila biasanya rambut lurus dan panjang, kenapa tidak mencoba potongan rambut pendek yang ekstrim. Cari inspirasi dari berbagai majalah, dan tanyakan pula pada penata rambut, model apa yang cocok untuk bentuk wajah Anda.

7. Rambut Kusam
Anda mungkin senang dengan tatanan rambut yang sekarang, tapi terkadang rambut bisa terlihat sangat kusam dan tidak terawat. Sylvia Chen seorang penata rambut menjelaskan, "rambut perlu dipotong sekitar 3 sampai 4 bulan, untuk menghilangkan rambut kusam karena penataan sehari-hari, penggunaan produk berbahan kimia dan faktor eksternal lain seperti debu, sinar matahari akan membuat rambut kehilangan teksturnya."

8. Pendapat Pasangan
Jika pasangan sudah lama tidak mengomentari penampilan Anda, berikan kejutan padanya dengan potongan rambut baru. Jika biasanya berambut panjang, cobalah potongan pendek sebahu atau model bob yang seru.

9. Selalu Mengikat Rambut
Model rambut yang sudah tidak karuan sering disiasati dengan mengikat rambut. Namun daripada terpatok dengan model ikat seperti itu, lebih baik Anda mengganti gaya rambut Anda. Potongan dengan panjang sebahu dan tambahan layer akan membuat rambut lebih bervolume dan terlihat lebih segar.

10. Selalu Gagal Menata Rambut
Menata rambut memakan waktu lebih dari 20 menit dan tetap tidak mendapatkan hasil yang sesuai keinginan Anda. Ini waktunya Anda bertanya pada penata rambut Anda untuk mengubah model rambut. Jika Anda termasuk wanita yang sibuk, mintalah potongan rambut yang mudah dan tak perlu makan waktu lama untuk merawatnya.
Sumber: wollipop

Jumat, 04 Januari 2013

HOLLIDAY YEAAAAAH







Pengalaman Pertama Menggunakan SK II Facial Treatment Essence (FTE)

Hi! Kali ini aku akan membahas pengalaman pertama menggunakan produk SK II FTE. Yups betul mungkin sebagian orang penasaran banget ingin mencoba produk yang satu ini, termasuk aku yang kena 'virus' nya setelah membaca beberapa review tentang SK II. Voila! Akhirnya aku coba dulu ukuran sample 30 ml. Namanya newbie alias pemula takut-takut ga cocok kan sayang uang 1 juta melayang *ahai jadi eke putusin pake sample produk 30 ml 200 ribu. Setelah menunggu-nunggu air ajaib ini, rasanya baru saja merem eh besoknya barang udah nyampe =) dagdigdug waktu pertama buka kardus ga sabar banget, eh pas dibuka ternyata ukurannya kecil bangeet! aku rada kecewa, terbelalak, melotot, hayaaaaa eke baru inget ternyata produk yang gue beli itu SAMPLE PRODUK, wajar kalo ukurannya segitu dan yang ga bikin ga wajar itu harganya yang ga affordable sama ukuran segitu. Udahlah let's forget it sekarang kita review isi kandunganya aja.



Essence yang sering mendapat julukan "miracle water" ini mengandung 90% pitera, yang  menurut beberapa sumber melalui investigasi menyeluruh pada kaitan antara Facial Treatment Essence dan kulit yang tampak sebening kristal, para ilmuwan SK-II berhasil menemukan bahwa Facial Treatment Essence dengan kandungan Pitera™ sebanyak 90% telah terbukti meningkatkan tampilan lima dimensi kulit secara signifikan. Tampilan wajah menjadi lebih glowing, meningkatkan tone warna kulit, kekenyalah, juga menyembunyikan kerutan, tapi semuanya balik lagi sama kondisi kulit kita yah tiap orang pake apapun pasti cocok-cocokan.





Untuk melihat hasilnya aku harus sabar & nentuin batas waktu selama dua minggu untuk melihat hasilnya. Biasanya gue gak percaya sama  produk-produk apapun karena dasarnya gue gak sabaran atau emang tekstur kulit gue 'badak' jadi gak ada perubahan pake produk apapun -_____- I just praying every night and waiting my bare face wil changing from the beast to beauty haikssss. Kita tunggu hasilnya!